doni wijayanto February 8, 2017
Wig Benjamin Hay sewaktu berprofesi sebagai pengacara-foto/virgin.com/Benjamin Hay

Perubahan jalan hidup terkadang terjadi tanpa direncanakan, begitu saja berakhir babak lama dan mulai berjalan babak baru. Perubahan inilah yang dilalui oleh Benjamin Hay, ketika jalan hidupnya berubah dengan perlahan tanpa disadarinya.

Setelah berpraktik selama delapan tahun sebagai pengacara, melahap jam kerja berdurasi panjang, dia memutuskan untuk melepas wig dan toga pengacara yang dikenakannya. Lalu memutuskan untuk rehat dari dunia hukum dan kepengacaraan. Yang dia inginkan adalah waktu untuk istirahat dan mengembalikan lagi kehidupan.

Lima tahun yang lalu Benjamin mengambil keputusan itu, dirasakan olehnya tepat karena dia telah banyak menangani perkara hukum yang menarik termasuk peristiwa pengeboman London. Dia melalui 18 bulan penanganan perkara itu dan kemudian berakhir dengan kelelahan. Akhirnya dia merasa tidak menikmati lagi pekerjaan sebagai pengacara dan membutuhkan rehat. Seniornya bernama Dean memberikan dukungan kepadanya untuk rehat dan memberikan waktu selama tiga bulan.

Benjamin awalnya tidak mempunyai rencana pasti selama rehatnya. Dia mengisi waktu luangnya dengan mengambil kursus sejarah dan seni, belajar ski dan mengikuti olahraga triathlon. Membaca juga menjadi bagian dari kesibukan lainnya diantara waktu bercengkerama dengan teman dan keluarga. Makin banyak hal baru yang dia coba lakukan ternyata makin membuatnya berjarak dengan profesi lamanya, dan dia akhirnya menyadari bahwa profesi pengacara tidak lagi menarik minatnya.

Dalam rasionya pengacara memang profesi yang menyenangkan dan didukung oleh komunitas yang tidak sembarangan. Namun rasio tersebut lambat laun terkikis oleh fokusnya terhadap kehidupan yang berbeda yang ingin dijalaninya, juga kehidupan yang seimbang. Sayangnya, dia masih belum menemukan gairah baru terhadap bidang lain di masa rehatnya.

Benjamin Hay merasa menemukan hasrat baru dalam bekerja setelah bergabung di Virgin Unite-foto/virgin.com/Benjamin Hay

Dalam artikelnya yang ditulis di virgin.com pada (27/01/2017), Benjamin mengalami proses berpikir sekian lama dan mencoba untuk jujur kepada dirinya sendiri, dia bertanya tentang hal apa yang benar benar menjadi keinginannya dan kriteria hidup apa yang harus dijalaninya.

Jawaban atas pertanyaan itu adalah, dia tertarik untuk memberikan dampak positif kepada orang lain dan juga pekerjaan dengan perspektif global. Pekerjaan yang menuntutnya untuk terus belajar dan menangani tantangan yang kompleks, juga dengan tekanan pekerjaan yang membuatnya merasa hidup. Dia lalu mendatangi On Purpose, dan mengikuti program profesional bagi seorang yang menginginkan transisi sosial dalam pekerjaan. Program itu juga memberikan kesempatan kerja di organisasi yang cukup ternama selama periode enam bulan.

Lalu Big Society Capital, adalah tempatnya bekerja selama enam bulan masa transisi, dimana misi Big Society Capital adalah untuk memberikan dampak perubahan sosial di Inggris. Enam bulan berikutnya dia bekerja untuk Virgin Unite, yang memberikan dia banyak pengalaman dan pemikiran bagaimana mengukur pekerjaan entrepreneur, termasuk mengembangkan pola pengajaran. Virgin Unite juga bekerjasama dengan Virgin Startup dan Branson Centre of Entrepreneurship Carribean.

Di Virgin Unite dia menemukan kesenangan baru dalam bekerja dan dia merasa jatuh cinta. Disitu tidak ada yang dinamakan terlalu besar, tidak mungkin atau sangat menantang. Menurutnya tiada hari yang sama di sana, namun setiap hari selalu memberikan kesenangan.

Benjamin merasa sungguh beruntung bisa merasakan atmosfer kerja di Virgin Unite. Hingga datanglah penawaran kerja kepadanya dari Jean Oelwang. Pihak Virgin Unite tidak mempedulikan tentang kurangnya pengalaman tapi tetap memberikan pekerjaan penuh kepadanya. Jean juga yang mewujudkan semangat di Virgin Unite, diantaranya yaitu mengidentifikasi potensi yang tidak diketahui, bersiap untuk mengambil risiko, mendukung dan menanamkan untuk selalu percaya terhadap suatu perubahan positif. Hingga akhirnya empat tahun setelah di sana, Benjamin menempati posisi sebagai Strategy&Operation Director.

Bagi Benjamin Bekerja di Virgin Unite memberikannya banyak inspirasi dan juga kesempatan bekerjasama dengan banyak organisasi hebat. Selain itu dia juga didukung oleh tim yang solid dan luar biasa, mereka bekerja penuh hasrat, pekerja keras dan menyenangkan.

Do you like this post?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid