redaksi October 17, 2013
homepage constitute-constituteproject.org/arsip

Kehidupan bernegara memerlukan pengaturan konstitusi sebagai fondasi untuk mengukuhkan kedaulatan suatu negara, selain itu juga diperlukan sebagai bentuk pengakuan secara de facto dan de jure oleh negara lain. Dalam teori bernegara, konstitusi adalah perjanjian yang dibuat antara negara dengan warga negara, maka dari itu dasar dasar kehidupan bernegara disusun dengan memperhatikan kepentingan kehidupan warga negara.

Setiap negara mempunyai landasan dan falsafah masing masing dalam menyelenggarakan kehidupan bernegara dan menjalankan pemerintahannya, maka dari itu konsep bernegara di dunia ini bervariasi. Jika menilik dari bentuk negara monarki tentu saja berbeda dengan bentuk negara republik, dimana sudah secara umum dalam bentuk republik, dalam sistem pemerintahannya lekat dengan konsep trias politika. Dalam rentang sejarah bentuk negara monarki dan republik sejak jaman dahulu sudah diadopsi oleh suatu negara. Sebut saja Romawi, pernah menjalankan bentuk negara monarki dan kemudian berubah menjadi republik. Res Publica, itulah kata yang kemudian diserap dan menjadi kata republik yang berarti kepentingan umum.

Kita lepaskan sejenak mengenai diskursus republik atau monarki manakah yang lebih demokratis dan lebih baik dalam penerapan sistem pemerintahannya. Sekarang ini, konstitusi dari berbagai macam negara yang ada di muka bumi, dengan mudah bisa dibaca dan dipelajari. Bermacam konstitusi dengan bermacam bahasa ibu dari masing masing negara, sudah diterjemahkan dalam bahasa inggris lengkap dengan perubahan terkini dari konstitusi tersebut. Constituteproject adalah nama yang dipergunakan dan dikembangkan oleh Comparative Constitution Project yang dimotori oleh Google Ideas ke University of Texas di Austin. Selain itu juga memperoleh pendanaan dari Indigo Trust dan IC2. Untuk semantik struktur data dibuat oleh Miranker Lab di University of Texas selain itu juga Psycle Interactive turut serta untuk mengembangkan arsitektur, mesin dan desainnya.

Pada saat ini, jumlah konstitusi yang berhasil dihimpun yaitu 188, termasuk konstitusi negara kita tercinta, Indonesia sudah dihimpun oleh constitute. Memang terdapat selisih jika menilik jumlah negara di muka bumi ini yaitu 193 negara termasuk Sudan Selatan pada tanggal 14 Juli 2011 resmi menjadi anggota Persatuan Bangsa Bangsa (PBB). Dikutip dari laman united nation, ke -193 negara itu termasuk semua negara yang menyatakan kemerdekaannya masing-masing dan diakui kedaulatannya secara internasional, kecuali Vatikan (Tahta Suci, yang memegang kedaulatan atas Vatikan, adalah pengamat permanen). Bisa dikatakan proyek menghimpun konstitusi negara hampir menjangkau semua negara di muka bumi ini, sungguh proyek yang layak untuk diberikan apresiasi yang setingginya.

Semua materi konstitusi yang disediakan bisa diunduh dalam format pdf, mungkin itulah tujuannya supaya negara atau warga negara di semua penjuru bumi bisa mengetahui dan membandingkan isi dari masing masing konstitusi negara yang telah dihimpun. Metode pencarian dengan memakai topik tertentu juga sudah disediakan, bermacam pilihan topik yang bisa dipilih, antara lain amandemen, pemilihan umum, kekuasaan eksekutif, hukum internasional dan legislasi, maka selamat berkelana dan membaca konstitusi sepuasnya. Kalau sudah begini, apakah kita di Indonesia hanya puas menjadi gerbong tanpa berusaha menjadi lokomotif ?

Do you like this post?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid