redaksi October 20, 2013
Poundsterling Inggris-forexindo.com/arsip

Gonjang ganjing permasalahan upah tenaga kerja di era industrialisasi ini sudah menjadi topik global, negara berkembang maupun negara maju mengalami situasi yang sama. Pekerja dalam kajian tertentu dianggap sebagai faktor produksi, maka dari itu sebagai cabang produksi upaya memaksimalkan faktor produksi selalu diunggulkan, namun terkadang tanpa dukungan yang memadai dalam pembayaran upahnya.

Setelah beberapa waktu lalu di Indonesia, marak demonstrasi para pekerja untuk menuntut kenaikan upah sebesar 3,7 juta untuk 2014 mendatang. Di Inggris, menjadi topik yang hangat bahkan juga menjadi isu kampanye politik adalah upah pekerja yang dibayarkan oleh pemberi kerjanya di bawah aturan hukum pemberian upah minimum.

Seperti yang diberitakan oleh theguardian, HMRC (Her Majesty Revenue and Custom) memberikan peringatan kepada institusi bisnis yang mengiklankan pekerjaan magang tanpa bayaran, jika hal itu terjadi, institusi bisnis itu akan diumumkan kepada publik dan akan dikenakan denda senilai 5 ribu poundsterling jika ternyata menyalahi aturan hukum tentang minimum pembayaran upah.

Upaya ini berkenaan dengan peluncuran kampanye nasional untuk mengedukasi pelajar mengenai hak mereka dalam bekerja saat mereka memasuki dunia kerja. Menurut HMRC berdasarkan perhitungan tahun pajak pada April, sudah diberikan hukuman denda kepada 466 pemberi kerja, jumlah ini mengalami kenaikan yang signifikan sejak 2009/2010 yang berkisar pada 381 pemberi kerja yang diberikan hukuman denda oleh HMRC karena tidak membayar upah minimum. Upah minimum yang berlaku sekarang di Inggris yaitu 6.31 poundsterling per jam untuk mereka yang berusia 21 tahun keatas.

Menteri yang membidangi urusan ini, Jo Swinson mengatakan bahwa terdapat “peningkatan perhatian” terkait magang yang tidak dibayar khususnya pada iklim ekonomi sekarang. “ hal yang problematis jika orang bekerja selama beberapa bulan dan kemudian berakhir tanpa dibayar”.

Swinson menyebutkan sektor tertentu yaitu industri fashion dan media, yang biasanya permasalahan terhadap hal itu menjadi hal yang patut diperhatikan dan mempersilakan para pekerja untuk menghubungi layanan mengenai hak pekerja untuk memperoleh bantuan.

Menurut surat pemberitahuan dari HMRC yang berisi jika terdapat suatu pelanggaran namun pihak pemberi kerja segera memperbaikinya, maka pemerintah tidak akan mengenakan hukuman. Namun jika pemberi kerja terus menunda dan kemudian pemerintah memeriksa dan menemukan permasalahan, maka pemberi kerja akan didenda sebesar 5 ribu poundsterling dan akan diumumkan kepada publik oleh kementerian terkait, sebagai pemberi kerja yang tidak membayarkan upah minimum nasional.

Sementara itu Gus Baker dari kelompok yang mengkampanyekan mengenai kesadaran hak pekerja magang mengatakan bahwa menjadi hal yang fantastis setelah sekian lamanya dan kemudian pemerintah memulai upaya dan menangani topik eksploitasi yang melanggar hukum terkait pemagangan yang tidak dibayar. Banyak pemberi kerja merasa bahwa mereka dapat meminta orang orang muda untuk bekerja tanpa upah.

 

Do you like this post?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid